TNI AD Bangun Jembatan Garuda di Banjarnegara, Bukti Hadirnya Negara untuk Rakyat
TNI AD Bangun Jembatan Garuda di Banjarnegara, Bukti Hadirnya Negara untuk Rakyat
Banjarnegara - Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Dusun Simpar, Desa Tlaga, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (9/3/2026). Warga, unsur pemerintah daerah, serta jajaran TNI berkumpul untuk menyaksikan momentum penting: launching pembangunan Jembatan Garuda “TNI AD Hadir untuk Rakyat”.
Komandan Kodim 0704/Banjarnegara, Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., bersama Forkopimda Banjarnegara hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Bagi masyarakat setempat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan harapan baru untuk memperlancar mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan jembatan melalui semangat gotong royong bersama prajurit TNI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bekerja keras dan bahu membahu bersama TNI Kodim 0704/Banjarnegara sehingga pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas masyarakat,” ungkapnya.
Dandim juga menjelaskan bahwa kegiatan launching ini dilaksanakan secara serentak di 200 titik di seluruh Indonesia, dengan peresmian utama dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat di wilayah Aceh.
Dandim menambahkan, selain pembangunan Jembatan Garuda di Punggelan, saat ini Kodim 0704/Banjarnegara juga tengah mengerjakan pembangunan jembatan Armco di wilayah Gununggiana, Kecamatan Madukara sebagai bagian dari upaya membantu akses masyarakat.
Meski telah di-launching, jembatan di Dusun Simpar untuk sementara belum dapat digunakan. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas konstruksi.
“Untuk sementara jembatan masih ditutup karena secara teknis usia beton belum cukup kering untuk menahan beban berat. Rencana pemanfaatannya akan dimulai setelah Lebaran,” jelasnya.
Usai sambutan, para tamu undangan mengikuti Zoom Meeting nasional bersama Kepala Staf Angkatan Darat dan Presiden Republik Indonesia dalam rangka launching program Jembatan Garuda di berbagai daerah.
Dalam arahannya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya nyata TNI AD dalam membantu masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.
KASAD mengungkapkan bahwa dari total 1.072 jembatan yang direncanakan, sebanyak 218 jembatan telah berhasil diselesaikan.
“Dengan adanya jembatan ini, anak-anak tidak perlu lagi menyeberang sungai dengan risiko tinggi untuk pergi ke sekolah. Mereka dapat berangkat dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga turut membantu masyarakat melalui pembangunan sumur bor, fasilitas MCK, serta berbagai program kemanusiaan di wilayah rawan bencana.
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras TNI AD dalam membangun infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan di berbagai daerah merupakan bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok desa.
“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, sampai ke desa dan dusun. Pembangunan jembatan ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil,” ujar Presiden.
Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan rawan bencana alam, sehingga pembangunan infrastruktur yang tangguh dan akses yang memadai menjadi sangat penting bagi keselamatan serta aktivitas masyarakat.
Di akhir sambutannya, Presiden menyampaikan kebanggaannya terhadap TNI sebagai tentara rakyat yang selalu hadir membantu masyarakat.
“Ini bukti bahwa TNI adalah tentara rakyat, tentara pejuang yang bekerja untuk seluruh bangsa Indonesia,” tegasnya.
Bagi warga Dusun Simpar, pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya tentang jalan penghubung, tetapi juga simbol harapan. Sebuah pengingat bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan TNI mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan di pelosok negeri.(Pendimbna).
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *